Apa itu Android?
Android adalah sistem operasi untuk perangkat komunikasi seluler yang
dikembangkan dengan basis Linux dari kernel linux v2.6 . Android
menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk membangun
aplikasi mereka sendiri yang kemudian dapat digunakan pada berbagai
macam piranti bergerak (mobile). Sistem operasi Android ini telah
digunakan di beberapa handset (ponsel) di Indonesia. Sistem operasi
Android yang bersifat open source ini memiliki segudang fitur yang
diyakini akan siap bersaing melawan mobile os lainnya seperti
blackberry, symbian, windows mobile dan mac.
Selain mempunyai kelebihan android juga masih mempunyai kekurangan atau
bisa dikatakan sebagai kritik yaitu Android tidak memperbolehkan
aplikasi diinstal melalui memory card, Android tidak memakai Java
standar yang sudah berkembang, contohnya seperti Java SE and ME, ini
membuat kompatibilitas antara aplikasi yang ditulis menggunakan Java
dengan aplikasi platform Android menjadi tidak kompatibel, Android juga
merupakan ancaman bagi beberapa perusahaan karena memberikan konsumen
kebebasan untuk mendownload aplikasi yang mereka inginkan ke handphone
mereka.
Perkembangan Android
Sistem operasi Android dikembangkan pertama kali oleh Android, Inc.
sebuah perusahaan yang berbasis di Palo Alto, California, US.
Pengembangnya adalah Andy Rubin. Android Inc. kemudian diakuisisi oleh
Google Inc. pada Juli 2005 sejalan dengan desas-desus tentang rencana
Google untuk masuk ke pasar pengembangan handset(telepon selular). Oleh
Google, Android kemudian dikembangkan lagi menjadi platform perangkat
mobile yang didukung oleh kernel Linux yang kemudian akan dipasarkan ke
produsen handset(telepon selular)dengan tujuan memberikan sebuah sistem
operasi yang fleksibel dan upgradeable. Tim pengembang ini terdiri dari
Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Sistem Operasi
Android sendiri telah tersedia sebagai sistem operasi Open Source sejak
21 Oktober 2008. Google membuka seluruh kode sumber (termasuk jaringan
dan telepon) di bawah lisensi Apache.
Ini memungkinkan komunitas ataupun non komunitas IT untuk dapat
mengembangkan atau membuat aplikasinya sendiri. Saat ini lebih dari
ribuan aplikasi yang sudah tersebar di Android market dan website blog
blog pribadi. Untuk mengembangkan Android lebih jauh lagi maka
dibentuklah Open Handset Alliance.
Sekilas tentang Open Handset Alliance
Open Handset Alliance Adalah sebuah konsorsium yang terdiri dari
beberapa perusahaan hardware, perusahaan software dan perusahaan
telekomunikasi yang ditujukan untuk memajukan standar terbuka bagi
perangkat selular, perusahaan-perusahaan tersebut antara lain Texas
Instruments, Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel, LG, Marvell
Technology Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, Samsung Electronics,
Sprint Nextel dan T-Mobile. Pada saat perilisan perdana Android, 5
November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan
mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler.
Sekilas tentang Sistem Operasi Android
Sistem Operasi Android sendiri memilki dua versi yaitu Android dengan
GMS (Google Mobile Services) dan Android OHD (Open Handset
Distribution). Android dengan Google Mobile Services (GMS) dilengkapi
dengan tempat dimana user bisa mengupload atau bahkan membeli
aplikasi-aplikasi untuk ponselnya (android market) dan didukung
sepenuhnya oleh google yang artinya dalam ponsel tersebut dilengkapi
dengan fasilitas-fasilitas yang tersinkronisasi langsung dengan Google
Account kita. Beberapa contoh aplikasi tersebut antara lain, Gmail,
Google Contact, Google Calendar dan Youtube. Sedangkan Android dengan
Open Handset Distribution (OHD) merupakan OS Android yang sangat dasar,
tanpa ada support dari Google sama sekali dan tidak memiliki android
market.
Sistem operasi Android ini sendiri mulai diperkenalkan November 2008
secara global. Namun Android masih terbilang asing, mengapa demikian ?
Hal ini dikarenakan ponsel-ponsel Android belum banyak terdapat
dipasaran, apalagi ponsel dengan sistem operasi tersebut dibandrol
dengan harga yang lumayan mahal sehingga tidak mudah dijangkau kalangan
menengah ke bawah. Menurut NPD Group , penjualan unit untuk OS
smartphone Android peringkat pertama di antara semua smartphone OS
handset dijual di Amerika Serikat pada kuartal kedua 2010, di 33%.
BlackBerry OS adalah kedua sebesar 28%, dan IOS adalah peringkat ketiga
dengan 22%. Diprediksi pada tahun 2012, pasar ponsel Android ini bakal
mencapai 12 % diseluruh dunia.
Pengaplikasian Android
HTC Magic adalah smartphone pertama didunia yang menggunakan sistem
operasi Android. Di tengah maraknya Blackberry di Indonesia saat ini,
tantangan HTC Magic memang sangat berat, tidak mudah untuk merebut pasar
Blackberry ditambah lagi dengan desain Blackberry dengan Qwerty
keyboard yang berhasil memikat hati para konsumennya. Sebagai awal, HTC
harus bisa menunjukkan keunggulan sistem operasi Android dibanding
sistem operasi mobile yang lainnya. Kalaupun para konsumen akhirnya
melihat kelebihan Android, HTC harus siap bersaing dengan ponsel
berbasis Android dari pabrikan lain seperti Samsung yang akan segera
menghadirkan ponsel Android.
Pada bulan September 2007, InformationWeek mengutip sebuah studi
Evalueserve melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa aplikasi
paten di bidang telepon seluler. Akhirnya Google meluncurkan smartphone
Nexus salah satu yang menggunakan open source Android mobile sistem
operasi. Perangkat ini diproduksi oleh Taiwan’s HTC Corporation, dan
menjadi tersedia pada 5 Januari 2010.
Ponsel Android keluaran Google
MOUNTAIN VIEW - Desas desus mengenai kemunculan ponsel Google akhirnya
terjawab sudah. Ponsel yang diberi nama Nexus One tersebut meluncur
dengan mulus di awal pekan ini.
Nexus One telah lulus uji coba dan menggunakan sistem operasi besutan
mereka sendiri yaitu Android. Ponsel Google kali ini diklaim berbeda
dengan pendahulunya, G1. Lalu apa saja spesifikasi yang dimiliki Nexus
One? Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (6/1/2010), ponsel ini cukup
ringan dengan ketebalan 11,5 millimeter dan bobot hanya 130 gram. Para
analis bahkan mendeskripsikan Nexus One lebih ringan dari pisau milik
tentara Swiss dan tidak lebih tebal dari pensil ukuran nomor dua.
Ponsel hasil kolaborasi dengan pabrikan Taiwan HTC tersebut dilengkapi
dengan layar sentuh berukuran 3,7 inchi atau sebesar 9,4 cm. Untuk
sistem operasi, seperti yang sudah diprediksi, Google menanamkan sistem
operasi Android andalannya. Adapun sistem operasi Andorid yang dipilih
adalah Android versi 2.1.
Tambahan lainnya, terdapat pula fitur display berteknologi OLED,
trackball sebagai kontrol antar muka bagi pengguna, chip akselerometer
dan kamera lima megapixel. Soal performa, hasil kerjasama Google dengan
HTC ini mempercayakannya pada prosesor Snapdragon besutan Qualcomm
berukuran 1 gigahertz.
Analis dari Forrester Charles Golvin menyebutkan Nexus One merupakan
ponsel berpenampilan menarik. Menurutnya, desain ponsel yang licin dan
mengkilat ini cukup bersaing dengan kompetitornya iPhone Apple.
Nexus One menjadi ciri pertama kalinya raksasa internet ini berjualan
perangkat elektronik di bawah sebuah merk yang sudah dikenal luas.
Google tidak main-main dengan langkah yang diambilnya, Nexus One memang
ditujukan untuk melesatkan posisinya di pasar internet mobile.
Para analis pun menilai kemunculan ponsel Google tak hanya untuk mencari
keuntungan penjualan semata, tetapi juga untuk meningkatkan penjualan
layanan iklan mobile premium Google.
Sumber:
wikipedia Indonesia
http://indonesia.soup.io/post/39176883/Charlie-Anthony-Nexus-One-Ponsel-Google-Siap
http://techno.okezone.com/read/2010/01/06/57/291431/inilah-spesifikasi-google-nexus-one
http://dfian.com/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/
http://myblogmyown.wordpress.com/
http://hakimdeltoro.blogspot.com/